Ketika didaulat menjadi juri lomba penulisan cerpen dalam rangkaian acara Gelar Budaya Teater Semut Kendal, Jawa Tengah, 23 November 2008, saya selalu bertanya kepada peserta: “Apakah cerpen yang Anda kisahkan ini diilhami dari kisah-kisah nyata atau murni dari imajinasi belaka?” Hampir semua peserta menjawab bahwa teks cerpen yang mereka ikutsertakan dalam lomba merupakan perpaduan antara [...]
Arsip untuk November, 2008
Teks Sastra Tak Pernah Tercipta dalam Situasi yang Kosong
Diposkan dalam Refleksi, Sastra, Label apresiasi, cerpen, kreativitas pada November 28, 2008 | 50 Komentar »
Upgrade WordPress Versi 2.6.5
Diposkan dalam Blog, Refleksi, Label Add new tag, ngeblog, theme pada November 28, 2008 | 20 Komentar »
Harus diakui, wordpress termasuk salah satu engine blog yang amat memanjakan penggunanya. Belum lama wordpress versi 2.6.3 diluncurkan, kini versi 2.6.5 sudah bisa dinikmati. Bahkan, meski masih dalam versi beta, versi 2.7 juga sudah bisa dicoba untuk diinstalasi. Saya pernah juga mencoba menggunakan wordpress versi 2.7, sayangnya ada beberapa plugin yang kurang “bersahabat” dengan versi [...]
Menuai Badai Jual-Beli Nilai
Diposkan dalam Edukasi, Refleksi, Label evaluasi, kampus, pendidikan tinggi pada November 25, 2008 | 33 Komentar »
Fenomena jual-beli nilai kini diisukan mulai merambah kampus. Kalau fenomena itu benar, kampus tak ubahnya “pasar akademik” di mana “pembeli” (mahasiswa) dan “penjual” (dosen) bisa saling bernegosiasi mencari untung. Sang dosen dapat imbalan “fulus”, sedangkan sang mahasiswa bisa lulus tanpa harus memeras otak dan kerja keras. Mungkin benar apa yang pernah disinyalir oleh Slamet Sutrisno [...]
Harga Sebuah Blog
Diposkan dalam Blog, Refleksi, Label harga blog, standar web pada November 21, 2008 | 71 Komentar »
Iseng-iseng saya berselancar ke web Dane Carlson. Di web ini disediakan sebuah tool yang bisa digunakan untuk mengecek harga sebuah blog. Langsung saja saya masukkan url blog ini: http://sawali.us/ Begitu diklik, langsung muncul angka nominal sebesar $3.387,24. Wah, harga yang terlalu tinggi untuk sebuah blog yang usianya belum genap sebulan. Kalau di-kurs ke rupiah, dengan [...]
Budaya Award di Kompleks Blogosphere
Diposkan dalam Budaya, Refleksi, Label award, Blog, kekerasan, ngeblog, silaturahmi pada November 17, 2008 | 56 Komentar »
Entah dari mana dan sejak kapan budaya pemberian award kepada sesama bloger itu dimulai. Sejak awal ngeblog sekitar setahun yang lalu, budaya semacam itu agaknya sudah muncul, meski dengan tampilan dan wujud yang berbeda. Saya pribadi menganggap pemberian award semacam ini merupakan wujud apresiasi kepada sesama bloger untuk membangun semangat persahabatan dan silaturahmi. Dari budaya [...]
Blog Tanpa Adsense?
Diposkan dalam Blog, Refleksi, Label ngeblog, standar web pada November 14, 2008 | 55 Komentar »
Dalam komentarnya pada postingan di sini, Mas Andy SME, memberikan masukan agar blog baru ini sebaiknya tidak dipasangi adsense. Hmmm …. sebuah masukan dan saran yang menarik. Terima kasih, Mas Andy. Saya jadi teringat tentang standar web. Berdasarkan amatan awam saya, blog-blog berstandar web seperti daniiswara.net atau maseko.com umumnya tidak dipasangi adsense. Hal ini bisa [...]
Masih Relevankah KTSP Dipertentangkan dengan UN?
Diposkan dalam Edukasi, Refleksi, Label ujian nasional. KTSP pada November 13, 2008 | 36 Komentar »
Senin, 10 November 2008, yang lalu, saya sempat diundang rekan-rekan sejawat yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Saya saat itu didaulat untuk menyampaikan informasi tentang buku saya yang diterbitkan oleh Penerbit Pusaka Mas, Semarang, berjudul “Sukses Menuju UN” untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP/MTs.
Sebelum acara dimulai, [...]
Membangun Semangat Berbagi dan Bersilaturahmi melalui Blog
Diposkan dalam Blog, Refleksi, Label ngeblog, silaturahmi pada November 10, 2008 | 80 Komentar »
Juli 2007 merupakan saat yang tidak bisa saya lupakan dalam aktivitas ngeblog. Saat itulah saya pertama kali berkenalan dengan dunia blog. Awalnya, hanya iseng. Sekadar mencari dan menemukan media yang tepat untuk menuangkan pemikiran-pemikiran “usil” dan “slengekan”. Sekaligus juga merupakan bentuk “katharsis” dari kegelisahan saya yang selama ini selalu terkekang oleh otoritas redaktur media cetak [...]
Drama Eksekusi yang Tragis Itu
Diposkan dalam Refleksi, Religi, Label kekerasan, religiusitas pada November 10, 2008 | 16 Komentar »
Usai sudah drama eksekusi itu. Minggu dini hari (9 November 2008), pukul 00.00 WIB, tiga anak muda –Amrozi, Ali Gufron, dan Imam Samudra (A2I)—yang selama ini dikenal sebagai mujahid oleh keluarga dan para pengagumnya itu akhirnya menghembuskan napas yang terakhir. Tiga butir serbuan timah panas yang digelontorkan oleh regu tembak Satuan Brimob Polda Jawa Tengah [...]
Gelar Budaya Teater Semut 2008
Diposkan dalam Budaya, Refleksi, Sastra, Label apresiasi sastra, baca puisi, cerpen, pentas teater pada November 9, 2008 | 31 Komentar »
Teater Semut bekerja sama dengan Dewan Kesenian Kendal (DK2) Jawa Tengah akan menggelar sebuah acara bertajuk “Gelar Budaya 2008” (GB 2008). Menurut rencana, aktivitas seni dan budaya tersebut akan digelar pada hari Minggu dan Sabtu (23 dan 29 November 2008) bertempat di Aula Dinas Sosial, tenaga Kerja, dan Transmigrasi, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 62, Kendal, Jawa [...]
Mendaki Pelangi: Menatap Matahari
Diposkan dalam Edukasi, Refleksi, Sosial, Label kehidupan, ngeblog, Sosial pada November 8, 2008 | 22 Komentar »
Bisa jadi terkesan bombastis kalau blog ini menggunakan judul: “Mendaki Pelangi” dengan tag: “Menatap Matahari”. Tidak membumi, jadinya, hehehe … Haks, benar juga, karena pelangi sendiri jarang bersentuhan dengan bumi. Dia hanya muncul ketika hujan atau gerimis terkuak dari pintu langit, lantas dalam waktu yang bersamaan, matahari muncul. Sinarnya menerpa guyuran hujan hingga berimbas [...]
Ancaman
Diposkan dalam Refleksi, Sastra, Label cerpen, kekerasan, kemanusiaan pada November 8, 2008 | 9 Komentar »
Cerpen Sawali Tuhusetya
Jam di tembok ruang tamu menunjuk angka 08.30 pagi. Miranti terkesiap ketika tiba-tiba saja seorang lelaki –entah dari mana datangnya—sudah berdiri di depan pintu. Tubuhnya kurus. Dekil. Rambutnya gondrong acak-acakan. Pakaiannya lusuh. Matanya yang kuning kemerahan menyorot liar. Daraha Minranti mendesir. Ia letakkan koran yang barusan dibacanya ke atas meja.
“Selamat pagi, Nyonya!” sapa [...]
Langit Makin Mendung
Diposkan dalam Sastra, Label apresiasi sastra, cerpen pada November 8, 2008 | 13 Komentar »
Cerpen: Kipandjikusmin
LAMA-LAMA mereka bosan juga dengan status pensiunan nabi di surgaloka. Petisi dibikin, mohon (dan bukan menuntut) agar pensiunan-pensiunan diberi cuti bergilir turba ke bumi, yang konon makin ramai saja.
“Refreshing sangat perlu. Kebahagiaan berlebihan justru siksaan bagi manusia yang biasa berjuang. Kami bukan malaikat atau burung perkutut. Bibir-bibir kami sudah pegal-pegal kejang memuji kebesaran-Mu; beratus [...]