<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Tanggapan untuk KOLEKSI CERPEN PILIHAN</title>
	<atom:link href="http://kangpanut.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kangpanut.wordpress.com</link>
	<description>Kang Panut Menguak Tabir Kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Oct 2009 05:09:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II oleh Jual Rumah</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/22/susunan-kabinet-indonesia-bersatu-ii/#comment-1401</link>
		<dc:creator>Jual Rumah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 05:09:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=386#comment-1401</guid>
		<description>selamat atas terpilihnya para menteri kabinet indonesia bersatu jilid 2.
semoga para menteri bisa memegang teguh jabatan serta amanat yang telah diberikan oleh rakyat.
semoga juga bisa terus memegang teguh sumpah jabatan yang telah diucapkan didepan presiden.

semoga kabinet indonesia bersatu jilid 2 bisa lebih cepat lagi memulihkan kondisi perekonomian dan juga sektor keamanan di NKRI ini.
kita sebagai rakyat biasa hanya bisa mendukung, semoga saja NKRI ini bisa lebih maju lagi.

&lt;a href=&quot;http://rumahmurah.org/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; Rumah Murah&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat atas terpilihnya para menteri kabinet indonesia bersatu jilid 2.<br />
semoga para menteri bisa memegang teguh jabatan serta amanat yang telah diberikan oleh rakyat.<br />
semoga juga bisa terus memegang teguh sumpah jabatan yang telah diucapkan didepan presiden.</p>
<p>semoga kabinet indonesia bersatu jilid 2 bisa lebih cepat lagi memulihkan kondisi perekonomian dan juga sektor keamanan di NKRI ini.<br />
kita sebagai rakyat biasa hanya bisa mendukung, semoga saja NKRI ini bisa lebih maju lagi.</p>
<p><a href="http://rumahmurah.org/" rel="nofollow"> Rumah Murah</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II oleh suryaden</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/22/susunan-kabinet-indonesia-bersatu-ii/#comment-1400</link>
		<dc:creator>suryaden</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 15:59:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=386#comment-1400</guid>
		<description>semoga semua bisa menjalankan agenda seratus hari dengan sukses :D
.-= suryaden&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://stopdreamingstartaction.jogloabang.com/nabi-baru-sebuah-fenomena-energi-atau-kerja-keras.htm&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;nabi baru sebuah fenomena energi atau kerja keras&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semoga semua bisa menjalankan agenda seratus hari dengan sukses <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
.-= suryaden&#180;s last blog ..<a href="http://stopdreamingstartaction.jogloabang.com/nabi-baru-sebuah-fenomena-energi-atau-kerja-keras.htm" rel="nofollow">nabi baru sebuah fenomena energi atau kerja keras</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II oleh marsudiyanto</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/22/susunan-kabinet-indonesia-bersatu-ii/#comment-1399</link>
		<dc:creator>marsudiyanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 13:05:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=386#comment-1399</guid>
		<description>Bingung nek ngapalno Pak...
Akehe poll
.-= marsudiyanto&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://marsudiyanto.info/13-langkah-lagi.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;1/3 langkah lagi&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bingung nek ngapalno Pak&#8230;<br />
Akehe poll<br />
.-= marsudiyanto&#180;s last blog ..<a href="http://marsudiyanto.info/13-langkah-lagi.html" rel="nofollow">1/3 langkah lagi</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tayub Grobogan di Tengah Tantangan Globalisasi oleh genthokelir</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/16/tayub-grobogan-di-tengah-tantangan-globalisasi/#comment-1398</link>
		<dc:creator>genthokelir</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 00:56:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=384#comment-1398</guid>
		<description>saya seringkali melihat di sekitar daerah kami karena ada yang melestarikannya sebagai tradisi waktu bersih desa namun saya nggak ngerti maksudnya sebelum membaca tulisan ini
sekarang maknawiahnya menjadi gamblang \
suwun pak
.-= genthokelir&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://www.gunungkelir.com/2009/10/pariman-yang-terjungkal/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pariman Yang Terjungkal&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya seringkali melihat di sekitar daerah kami karena ada yang melestarikannya sebagai tradisi waktu bersih desa namun saya nggak ngerti maksudnya sebelum membaca tulisan ini<br />
sekarang maknawiahnya menjadi gamblang \<br />
suwun pak<br />
.-= genthokelir&#180;s last blog ..<a href="http://www.gunungkelir.com/2009/10/pariman-yang-terjungkal/" rel="nofollow">Pariman Yang Terjungkal</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tayub Grobogan di Tengah Tantangan Globalisasi oleh suryaden</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/16/tayub-grobogan-di-tengah-tantangan-globalisasi/#comment-1395</link>
		<dc:creator>suryaden</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 23:22:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=384#comment-1395</guid>
		<description>seumur hidup saya belum melihat dengan mata kepala saya sendiri pak, waha.. tapi penggambaran disini cukuplah memuaskan saya :D
.-= suryaden&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://www.suryaden.com/content/kekasih-binasalah-kamu&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kekasih, binasalah kamu...&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seumur hidup saya belum melihat dengan mata kepala saya sendiri pak, waha.. tapi penggambaran disini cukuplah memuaskan saya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
.-= suryaden&#180;s last blog ..<a href="http://www.suryaden.com/content/kekasih-binasalah-kamu" rel="nofollow">Kekasih, binasalah kamu&#8230;</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tayub Grobogan di Tengah Tantangan Globalisasi oleh Kerja Keras Adalah Energi Kita</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/16/tayub-grobogan-di-tengah-tantangan-globalisasi/#comment-1397</link>
		<dc:creator>Kerja Keras Adalah Energi Kita</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 09:54:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=384#comment-1397</guid>
		<description>Kita harus tetap kerja keras guna mengembalikan jati diri bangsa yang semakin terpuruk di tengah tantangan Globalisasi.
.-= Kerja Keras Adalah Energi Kita&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://risma2006.blogspot.com/2009/10/kerja-keras-adalah-energi-kita.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kerja Keras Adalah Energi Kita&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita harus tetap kerja keras guna mengembalikan jati diri bangsa yang semakin terpuruk di tengah tantangan Globalisasi.<br />
.-= Kerja Keras Adalah Energi Kita&#180;s last blog ..<a href="http://risma2006.blogspot.com/2009/10/kerja-keras-adalah-energi-kita.html" rel="nofollow">Kerja Keras Adalah Energi Kita</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tayub Grobogan di Tengah Tantangan Globalisasi oleh Mr.Yani</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/16/tayub-grobogan-di-tengah-tantangan-globalisasi/#comment-1396</link>
		<dc:creator>Mr.Yani</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 14:13:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=384#comment-1396</guid>
		<description>salam kenal pak
&quot;elek yoben angghêr gêlêm medêk-medêk&quot;
he.. he.. bener gitu pak? Benernya tayub masuk warisan budaya yang wajib lestari jugakah? Permasalahan seronok sudah tentu akan selalu kental. Kebetulan saban tahun di kampung saya (dulu), tayub yang wajib selalu ada di kegiatan bersih desa (perayaan hari jadi desa). Meskipun acara pertama pengajian, tayub tetap berlangsung sebelum atau sesudahnya. Mungkin karena jumlah yang setuju dengan tayub sudah beranjak manula, sekarang sudah tidak lagi ada.
Padahal dulunya masyarakat yakin bahwa tanpa tayub, desa akan dirundung masalah. Meskipun tidak nazar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal pak<br />
&#8220;elek yoben angghêr gêlêm medêk-medêk&#8221;<br />
he.. he.. bener gitu pak? Benernya tayub masuk warisan budaya yang wajib lestari jugakah? Permasalahan seronok sudah tentu akan selalu kental. Kebetulan saban tahun di kampung saya (dulu), tayub yang wajib selalu ada di kegiatan bersih desa (perayaan hari jadi desa). Meskipun acara pertama pengajian, tayub tetap berlangsung sebelum atau sesudahnya. Mungkin karena jumlah yang setuju dengan tayub sudah beranjak manula, sekarang sudah tidak lagi ada.<br />
Padahal dulunya masyarakat yakin bahwa tanpa tayub, desa akan dirundung masalah. Meskipun tidak nazar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tayub Grobogan di Tengah Tantangan Globalisasi oleh HE. Benyamine</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/16/tayub-grobogan-di-tengah-tantangan-globalisasi/#comment-1394</link>
		<dc:creator>HE. Benyamine</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 05:52:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=384#comment-1394</guid>
		<description>Menarik untuk diperbincangkan ... ditengah2 arus global yang menggiring pada tontonan yang menyatu, pertunjukan atau tontonan yang masih menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat suatu tempat ternyata tetap eksis.

Ada suatu jarak antara panggung dengan kehidupan nyata warga, yang terlihat dari tulisan di atas, karena setelah pertunjukkan usai, masing-masing menjalani kehidupan seperti biasa, begitu juga dengan sripanggungnya. Warga yang mempunyai kebiasaan dalam pegelaran tersebut, masih perlu didalami tentang batas2; kebijakan dan/atau aturan2 yang disarankan, karena dalam beberapa hal dapat dilihat sebagai suatu tontonan saja, titik dan tidak lebih. Meskipun segi tuntutannya, yang dianggap mulai nihil, yang sebenarnya disitulah letak betapa kuatnya norma yang masuk secara perlahan sebagai suatu pelajaran dalam membedakan antara dunia &quot;pertunjukan&quot; dengan dunia nyata.
Entahlah ... tulisannya menggelitik, mas Sawali!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik untuk diperbincangkan &#8230; ditengah2 arus global yang menggiring pada tontonan yang menyatu, pertunjukan atau tontonan yang masih menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat suatu tempat ternyata tetap eksis.</p>
<p>Ada suatu jarak antara panggung dengan kehidupan nyata warga, yang terlihat dari tulisan di atas, karena setelah pertunjukkan usai, masing-masing menjalani kehidupan seperti biasa, begitu juga dengan sripanggungnya. Warga yang mempunyai kebiasaan dalam pegelaran tersebut, masih perlu didalami tentang batas2; kebijakan dan/atau aturan2 yang disarankan, karena dalam beberapa hal dapat dilihat sebagai suatu tontonan saja, titik dan tidak lebih. Meskipun segi tuntutannya, yang dianggap mulai nihil, yang sebenarnya disitulah letak betapa kuatnya norma yang masuk secara perlahan sebagai suatu pelajaran dalam membedakan antara dunia &#8220;pertunjukan&#8221; dengan dunia nyata.<br />
Entahlah &#8230; tulisannya menggelitik, mas Sawali!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tayub Grobogan di Tengah Tantangan Globalisasi oleh HE. Benyamine</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/16/tayub-grobogan-di-tengah-tantangan-globalisasi/#comment-1393</link>
		<dc:creator>HE. Benyamine</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 05:50:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=384#comment-1393</guid>
		<description>Menarik untuk diperbincangkan ... ditengah2 arus global yang menggiring pada tontonan yang menyatu, pertunjukan atau tontonan yang masih menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat suatu tempat ternyata tetap eksis.

Ada suatu jarak antara panggung dengan kehidupan nyata warga, yang terlihat dari tulisan di atas, karena setelah pertunjukkan usai, masing-masing menjalani kehidupan seperti biasa, begitu juga dengan sripanggungnya. Warga yang mempunyai kebiasaan dalam pegelaran tersebut, masih perlu didalami tentang batas2; kebijakan dan/atau aturan2 yang disarankan, karena dalam beberapa hal dapat dilihat sebagai suatu tontonan saja, titik dan tidak lebih. Meskipun segi tuntutannya, yang dianggap mulai nihil, yang sebenarnya disitulah letak betapa kuatnya norma yang masuk secara perlahan sebagai suatu pelajaran dalam membedakan antara dunia &quot;pertunjukan&quot; dengan dunia nyata.
Entahlah ... tulisannya menggelitik, mas Sawali!
.-= HE. Benyamine&#180;s last blog ..&lt;a href=&quot;http://borneojarjua2008.wordpress.com/2009/10/15/copas-untuk-lomba/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;COPAS UNTUK LOMBA&lt;/a&gt; =-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik untuk diperbincangkan &#8230; ditengah2 arus global yang menggiring pada tontonan yang menyatu, pertunjukan atau tontonan yang masih menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat suatu tempat ternyata tetap eksis.</p>
<p>Ada suatu jarak antara panggung dengan kehidupan nyata warga, yang terlihat dari tulisan di atas, karena setelah pertunjukkan usai, masing-masing menjalani kehidupan seperti biasa, begitu juga dengan sripanggungnya. Warga yang mempunyai kebiasaan dalam pegelaran tersebut, masih perlu didalami tentang batas2; kebijakan dan/atau aturan2 yang disarankan, karena dalam beberapa hal dapat dilihat sebagai suatu tontonan saja, titik dan tidak lebih. Meskipun segi tuntutannya, yang dianggap mulai nihil, yang sebenarnya disitulah letak betapa kuatnya norma yang masuk secara perlahan sebagai suatu pelajaran dalam membedakan antara dunia &#8220;pertunjukan&#8221; dengan dunia nyata.<br />
Entahlah &#8230; tulisannya menggelitik, mas Sawali!<br />
.-= HE. Benyamine&#180;s last blog ..<a href="http://borneojarjua2008.wordpress.com/2009/10/15/copas-untuk-lomba/" rel="nofollow">COPAS UNTUK LOMBA</a> =-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Batik dalam Perspektif Budaya oleh Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://kangpanut.wordpress.com/2009/10/04/batik-dalam-perspektif-budaya/#comment-1392</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 12:08:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=380#comment-1392</guid>
		<description>sama dg saya dong, pakacil.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sama dg saya dong, pakacil.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
